Monday, March 11, 2013

Balada MPASI

Tanggal 18 Februari 2012 adalah jadwal Leon untuk imunisasi Pneumococcus, jadi sepulang kantor saya dan papanya membawa Leon ke DSA untuk diimunisasi. Sesampainya disana yang dilakukan standar ya...Daftar kemudian Leon ditimbang dan BBnya naik 1,3kg dari BB sebulan yang lalu, jadi total BB Leon di umurnya 7m28d adalah 9,4kg :), lingkar kepala dan tinggi badannya Leon juga bertambah. Sehat selalu ya nak...

Setelah selesai prosedur standar, saya duduk dong nunggu antrian, dan disitu ada pasien yang mengajak saya ngobrol dengan pertanyaan biasa mama-mama "babynya umur berapa, beratnya berapa, sudah bisa apa aja, susunya apa" kemudian dia menanyakan pertanyaan "babynya sudah makan?" saya jawab "sudah bu :)" dan ditanya makannya apa ajah, saya jawab makan semua bu...dan kemudian diikuti ekspresi sang ibu, alis mengerut, mata membesar, kemudian dia mengatakan "kok udah boleh makan semua sih?bukannya belom boleh ya?
karena umurnya kan masih segitu, dia harusnya makan makanan yang ringan-ringan yang mendekati tekstur ASI seperti BISKUIT", sayapun langsung tersenyum (salahkan complementary feeding WHO) itulah mahalnya harga sebuah ilmu, kalau saya diposisi ibu itu mungkin juga saya akan memberikan Leon MPASI sama seperti dia karena ketidaktahuan saya. Jadi saya mulai menjelaskan panjang lebar ke ibu itu tentang Complementary Feeding WHO, bahwa aliran makan bayi itu banyak, ada yang mau memakai metode BLW (Babby Led Weaning), Food Combining, ataupun Complementary Feeding WHO. Saya memakai Complementary Feeding WHO dimana kita tidak menunda mengenalkan makanan apapun kepada bayi ketika usianya tepat 6 bulan, semua makanan harus secepatnya dikenalkan ke bayi, sehingga di umur Leon memasuki 8 bulan ini, Leon sudah hampir mengenal semua jenis makanan :). Kemudian saya juga berkata karena usia sang bayi masih 4 bulan dan baby juga ASIX coba mulai mencari-cari informasi tentang MPASI sehingga bisa memutuskan mana yang ingin dipilih dan usahakan jangan yang instan. Sang ibu manggut-manggut antara percaya dan mengiyakan untuk sekedar menanggapi, gak apa-apa kok, karena setidaknya ibu itu sedikit mendapatkan pencerahan. Siapa tahu dia tertarik mencari informasi lebih sehingga tidak kejar-kejaran dengan BB bayi yang membuat para mama-mama dirayu dengan kata-kata "ini anaknya beratnya agak kurang bu, tambahin sufor aja ya biar lebih berisi" dan perjuangan mama memberi ASI saja tanpa susu formula menjadi bubar :)

So mama, persiapkan ilmu sebanyak mungkin ya, cari informasi, sama seperti kita begitu penasaran mencari informasi tentang ASI dan bertekad terus memberikan ASI, MPASI pun sama pentingnya, jangan dianggap sepele karena segala hal ini ( ASI-MPASI ) seperti rantai terhubung yang keduanya harus seimbang diberikan sesuai kebutuhan umur untuk mendukung tumbuh kembang anak kita. Ketika kita memiliki informasi yang benar, yakinlah kita akan lebih tenang menghadapi segala situasi kedepannya :).

Selamat Belajar, selamat menjadi Orang Tua :)


LEON 7m14d

No comments:

Post a Comment