Tuesday, August 20, 2013

LEON, ALERGI SUSU, TONGUE TIE DAN CINTA MAMA (4)

Saya akhirnya menjalani perawatan dengan minum obat yang diresepkan, suplementasi dan akuputuntur ASI, Opung dokter menjadwalkan suplementasi sebulan. Dua hari kemudian kami ke KMC lagi dan melihat perkembangan suplementasi yang baik, suplementasi dijadwalkan selama 2 minggu dan saya tetap harus menjalani terapi akupuntur ASI di medan. Kami pulang ke medan dengan hati bahagia, saya dengan sabar menjalani suplementasi, menutup telinga dari semua perkataan orang dan yakin bahwa kami sedang melakukan sesuatu yang benar dan akan berbuah manis. Opung dokter juga saat itu memberikan nomor HP nya dan selalu menanyakan kondisi Leon (Sungguh mulia hatimu Opung). Suplementasi kami tergolong cepat, karena di hari ke 13 Leon sudah lepas suplementasi dan jadwal hari ke 15 lepas suplementasi dengan dikontrol opung Asti lewat SMS. Setelah itu saya menyusui Leon tanpa suplementasi tepat tanggal 30 September 2012. 

Saya semakin percaya diri, produksi ASI meningkat, Leon selalu minum dengan tenang dan tertidur karena kenyang, ASIP pun ketika ditinggal bekerja cukup untuk Leon.  Leon akhirnya menemukan pola minumnya sendiri, dia minum seberapa banyak yang saya tinggalkan dan dia mengambil kekurangannya ketika menyusu langsung pada saya (perkataan opung dokter yang buat saya tidak percaya waktu dibilang di KMC, tapi terbukti itu benar J ). Tanggal 19 Oktober 2012 saya datang lagi ke KMC bersama papa Leon, Leon, dan kakaknya. Kami pasien nomor satu, bertemu dengan opung dokter dan saat itu berat Leon naik 630 gram, opung berkata saya berpikir kita masih akan suplementasi lagi, naik 300 gram saja sudah bagus, ini naik 630 gram spektakuler katanya . Dia memeriksa latch on saya dan Leon dan senang melihat kondisi Leon yang bisa minum dengan baik. 

 Leon sesaat sebelum kontrol terakhir dengan dr.Asti di KMC



Saya dan Papa Leon keluar dari ruang praktek opung dokter sebagai pemenang, kami menang menghadapi setiap tantangan itu, kami menang memperjuangkan hak Leon, dan kami menang terhadap semua sikap pesimis orang dan dokter dengan kondisi Leon. Perkembangan BB Leon terus melaju dengan pesat mengejar ketertinggalannya, tidak ada lagi drama air mata saat dia BAB, saya dan papanya menikmati setiap saat merawat dan membesarkan dia dan kami puas karena kami tidak menyerah dengan segala tantangan. Papa Leon sungguh seorang kepala keluarga sejati yang melindungi keluarganya dengan seluruh jiwanya, dialah benteng pertahanan saya, dialah bemper saya ketika dihantam dari sana-sini, dihakimi dengan seenaknya, dan pada dialah semua tangisan dan airmata saya berubah menjadi semangat untuk terus berjuang. 

 Saya dan Leon kontrol terakhir di ruang praktek dr.Asti Praborini, SpA, IBCLC Kemang Medical Care Jakarta 19-10-2012

Hari ini Leon tepat berusia 6 bulan (21 Desember 2012), Leon telah menyelesaikan masa ASI eksklusifnya. Saya telah memberikan apa yang menjadi hak dia, dan saya akan terus menyusui dia selama mungkin (kalau Tuhan berkenan selama 2 tahun). Dengan segala kondisi itu saya diubah menjadi manusia yang melihat segala kondisi dari sisi berbeda dan bisa berdamai dengan diri sendiri. Kalau ditanya apa yang membuat saya berjuang begitu keras untuk Leon, hanya satu kata “Cinta” iya, saya memiliki cinta yang tidak terbatas untuk makhluk kecil yang lahir dari rahim saya dan kelak akan memanggil saya “mama”. Cinta itu membuat saya bisa mendorong diri saya jauh melewati ambang batas yang ada, dan rela berkorban segalanya untuk dia. Kesempatan memberi ASI kepada Leon hanya terjadi sekali, ketika di masa yang akan datang saya bertanya pada diri sendiri “ sudahkah saya memperjuangkan itu sampai titik akhir? “ saya tidak akan menyesal dengan jawaban yang saya dapatkan. 
Leon First Meal Time :)

Selamat 6 bulan Leon sayang, selamat makan sayang, bertambah besar dan dewasalah dalam pemikiranmu. Jadilah manusia yang mencintai Tuhanmu dengan seluruh jiwamu dan pancarkanlah itu dalam kehidupanmu. Papa dan mama bersyukur diberikan malaikat kecil yang mengajari kami banyak hal. Pada akhirnya kau akan dewasa, jadilah seperti papamu yang dengan kukuh merengkuh kita berdua dalam setiap badai hidup. Terimakasih untuk kak Novi Kartika yang dengan kesabarannya terus menemani dan member semangat kepada saya. Terimakasih tak terhingga untuk Opung dokter Asti Praborini, kasih karunia Tuhan sehingga kami dipertemukan dengan opung dan kondisi Leon bisa seperti hari ini.

Luchia Chendana Radja – Hendra Imades Sitanggang – Lionel Marcello

28 comments:

  1. mamah hebat sekali...trus semangat ngASI sampai sesuka mamah+leon...semoga tuhan selalu melindungi keluarga mamah...aamiin

    ReplyDelete
  2. Terimakasih mba..Leon hari ini tepat berusia 14 bulan dan dalam mindset dia susu = mama, setiap saya pulang ngantor dia selalu berteriak "mommi....tutu sambil memegang dadanya" hahahhaa

    ReplyDelete
  3. So proud of you mama leon...cinta memang membuat kita dapat menembus seluruh batasan yg ada. "Menyusui=mencintai" :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo dr.Ratih, seingat saya ini dr.Ratih mama arka kan? Kita sempat bertemu ketika saya akan kontrol pertama kali dengan dr.Asti di ruang menyusui KMC waktu itu saya bilang saya dari medan :) , Arka waktu itu agak susah dibujuk untuk nimbang berat badannya :). kalau gak salah dokter akan membawa Arka untuk di imunisasi dan nomor antrian saya setelah dokter :)

      Delete
  4. Baca kisah leon dan mamanya jd ikutan bahagia deh.. leon besar nanti akan bangga sm mamanya yg udh perjuangin hak asi nya. Semoga kisahnya bs jd inspirasi bwt para mom lainnya.. #mama arya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih Mama Arya, saya senang jika kisah saya ini bisa menyemangati mama-mama yang lain untuk terus berjuang memberikan ASI, percayalah...kita tidak akan pernah menyesal...

      Salam Kenal :)

      Delete
  5. Selamat atas keberhasilan ma2 leon yang juga adalah kakak kandung ku. Perjuangan mu sangat luar biasa, saya tidak menyangka perjuangan mu seberat itu. Saya baru tahu ketika saya membaca tulisan ini. Buat papa leon.....terima kasih sebanyak2nya sudah menjaga kakak saya dan selalu sabar mendukung dia dalam susah maupun senang.Tuhan Yesus Memberkati pa2 leon, ma2 leon dan leon. Karna itu semua juga karena campung tangan Tuhan Yesus.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih Kyu...iya kyu benar, itu semua karena campur tangan Tuhan Yesus yang mau dikerjakan dalam hidup kami melalui Leon, dan kami bersyukur memiliki Leon yang mengajari kami banyak hal...Semoga kisah Leon ini bisa meginspirasi semua orang untuk tetap memperjuangkan ASI dan lingkungan mau mendukung busui :)

      Delete
  6. Selamat ya mama leon...
    salam kenal :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih.. :)

      Salam Kenal...tadi blogwalking kesitu :)

      Delete
  7. Selamat ya Mama Leon. Salam kenal. Saya juga dari Medan, saat ini sedang menyusui anak ke-2. Terharu membaca kisah Mama Leon. Kalo boleh tau, suplementasi yang Mama Leon dapatkan apa ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo salam kenal...suplementasi untuk menaikkan produksi asi saya melalui hisapan Leon. Saat itu karena tidak ada ASIP donor, saya dan leon suplementasi dengan sufor yang dijadwalkan oleh dr.Asti. Suplementasi itu seperti memberi cairan pada leon melalui selang tertentu ketika dia menyusu pada saya, jadi leon tetap mau menyusu karena ketika disusui dia tetap mendapat minum.

      Delete
  8. HEBAT. Salut dengan perjuangan Mama dan Papa Leon, dan tentunya Leon sendiri yang bisa mengejar ketertinggalannya. Semoga ke depannya Leon selalu sehat ya, dan semoga Tuhan selalu memberi kita kekuatan dan kesabaran yang tiada batasnya dalam membesarkan anak-anak kita :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai vidiarini, thanks ya.. :)

      amin.......

      Delete
  9. Luar biasa..saya terharu membacanya..terutama dukungan suami yang sangat luar biasa
    Anak saya Leon juga namanya, dan dia juga alergi susu, dengan kisah yang hampir sama saat kelahiran (masuk NICU karena tidak cocok sufor pada awal ASI belum keluar)
    Syukurlah saya bisa memberikan ASI kemudian, dengan diet dairy product ketat yang sangat saya taati

    cium sayang dari Leon Jakarta untuk Leon Medan ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai.....wah namanya sama dengan abang Leon, salam kenal sayang, dari tante dan abang Leon di medan :)

      Saya juga disuruh diet dairy product ketat, malah hanya boleh makan sayur dan tempe, tahu oleh dokter pertama Leon, tapi sayanya nyari second opinion dan ternyata alergi Leon tidak separah itu,...jadi saya bisa mengonsumsi apa saja dan aman buat dia :)

      Suskses menyusuinya mama Leon dan Salam ASI

      Delete
  10. Cen2, aku kagum dengan perjuangan kalian, sampai ternganga2 ni bacanya...
    Selamat ya Cen, kalian ortu yg hebat dan kasih karunia Tuhan selalu cukup: hug

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih Angga :)

      Angga juga bakalan seperti aku kok kalau dihadapkan pada kondisi ini... :hug

      Delete
  11. Huwaaa, terharu n nahan nangis bacanya (udah lama si benernya, tapi baru sempat komentar sekarang) :D

    Thx ya Mama Leon, tulisanmu ini, juga tulisan tentang Fael n Fam, menginspirasi banyak temanku.
    Terima kasih telah berbagi. Semoga semangatmu menular ke semua ibu dan keluarga dengan masalah serupa.
    Semoga (lagi), cerita ini bisa jadi gambaran dan informasi baru buat ibu-ibu plus keluarga yang sedang mempersiapkan kelahiran, sebagai tindakan pencegahan sekaligus penyelesaian, supaya nantinya tidak mengalami kejadian seberat kamu :)
    Entah gimana jadinya kalo aku yang ada di posisimu, mungkin sudah angkat tangan. Mungkin karena semangatmu ini juga, Tuhan mempertemukanmu dengan orang-orang yang tepat, yang memang berjodoh denganmu untuk menunjukkan karya-Nya.
    Bersyukur banget lah (kesan yang sama juga disampaikan temen-temenku yang baca tulisanmu ini) aku lancar dalam pengalamanku menyusui sampai sekarang. Jadi makin terpicu, harus tetap keras kepala menyusui, ga mau kalah ama kamu yang start-nya amzkun dije :D

    Nanti aku mau komentar beberapa pertanyaan ya, ada beberapa yang gag mudeng.

    Thx Chen (pelukkkk)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih emba...selalu ingat kalau dulu emba selalu nyemangatin juga...sampai waktu aku makai formula dan sedih banget, emba masih membesarkan hatiku...

      Ah...Kalo semua kuceritakan, bisa 10 bagian cerita Leon :)
      Terimakasih juga untuk teman-teman yang telah membaca, semoga bisa menjadi pemacu semangat :)

      Salam ASI

      Delete
  12. Tanya :
    1. Suplementasi itu apa? Tujuan dan prosesnya gimana? Kalo boleh, ceritakan lengkapnya ya:P
    2. Gimana rasanya akupunktur ASI, sakitkah? Di bagian mana aja yang ditusuk jarum?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo... :)
      1. Suplementasi adalah suatu proses menaikkan kembali produksi ASI ibu yang sempat turun karena proses menyusui yang terganggu. Suplementasi bisa dilakukan dengan alat suplementer namun karena harganya yang relatif mahal maka diciptakanlah alat suplementasi sederhana yg terdiri dari spuit 60ml, selang NGT 5fr 40 cm, dan perekat. Nah prinsipnya begini, menaikkan produksi ASI itu dengan hisapan bayi, nah domperidone berfungsi sebagai pengusir pengganggu prolaktin, namun kalau bayi tidak menghisap, produksi tidak naik. Ketika bayi menghisap dan mendapat sedikit, dia cenderung marah dan tidak mau menghisap lagi, nah mengakali itu agar bayi menghisap tetap mendapatkan dan produksi asi naik, kita pakai alat bantu. Yes "SUPLEMENTASI" bayi diibaratkan makan dari dua piring, namun pemasangannya harus benar ya, karena bayi pintar, dia bisa merasakan kalau diakali :). Saya suplementasi dijadwalkan dr Asti diawal 6x60cc dan perlahan dosis diturunkan jika perkembangan bagus, ketika kontrol ternyata Leon tidak bisa menghabiskan dosis 6x60cc itu artinya kondisi ASI saya lumayan baik, saya bisa memenuhi sebagian kebutuhan Leon, jadinya suplementasi kami dijadwalkan cepat, 2 minggu, per 3 hari turun dosis, itupun Leon selalu tidak bisa menghabiskan sehingga dari jadwal 2 minggu, kami cuman 12 hari dan suplementasi saya lepaskan. :) Saya dikontrol rawat jalan disini oleh dr.Fahri,SpA dan waktu itu saya tidak begitu peduli ke kenaikan berat badan Leon, jangan pernah menjadikan goal kenaikan berat badan sebagai tujuan akhir kita karena itu bakalan membuat kita stres. Saya timbang di dr.Fahri, agak lupa berat leon. Namun ketika periksa terakhir dr.Asti bilang spektakuler sayanya tidak mengerti, ternyata banyak suplementasi mundur karena ibu terlalu khawatir ke BB bayi. Ternyata proses suplementasi harus dinikmati dan kenaikan BB bayi merupakan bonus dan saya bersyukur sekali tidak diijinkan menimbang BB Leon karena dalam suplementasi BB bayi biasanya naik turun utk kenaikan perhari :)

      2. Akupuntur ASI seperti akupuntur biasa, cuman titik-titik yang diakupunturkan ya yang memicu produksi ASI :). Kalo akupuntur biasa memang sakit (saya kalo akupuntur di medan setiap diakupuntur pasti keringat dingin waktu ditindik jarum) cuman kalo yang di KMC dr.Thio menciptakan alat sendiri ya, sehingga titik akupuntur cuman diatas kulit, tidak sakit, nyaman malah :). Bagian yang ditusuk banyak mba, sekitar 20-an titik, lengkapnya sudah agak lupa :)

      Terimakasih, semoga membantu :)

      Delete
    2. Mb..saya mau nanya ttg suplementasi ini, karena saya juga sedang berupaya untuk relaktasi, itu dosisnya segitu mmg habis Karena dihisap atau perlu didoromg spuitnya? Oh ya bisakah sy japri utk diskusi mengenai suplementasi? Terima kasih

      Delete
    3. Hai mba..sedang suplementasi ya? semangat ya...sesuaikan dengan kemauan bayi, jika bayi sudah menolak sendiri maka sudah cukup untuk bayi, tidak perlu dibantu mendiring jika bayi menghisap bagus

      salam :)

      Delete
  13. Anak sy jg tongue tie, bolehkah sy minta no hp nya untuk share pengalaman ?

    ReplyDelete
  14. Hai...silahkan imel nomor hp nya ke imel saya ya.....saya akan menghuungi anda :)

    Chichiliya.radja7@gmail.com

    Salam ASI

    ReplyDelete
  15. cen2n memang ibu yang hebat..sy terharu bc kisahx sungguh luar biasa pengorbananx....
    sy juga sekarang lg memberikan ASI untuk anak sy dia usiax br 1 bln 3 minggu....
    cen2n minta emailx dong spy bs tny2 bnyk..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih Christin :)
      Sebenarnya kalau kondisi saya ini dihadapkan pada ibu-ibu yang lain, mereka juga akan berjuang seperti saya kok :) begitu juga dengan Christin.
      Terimakasih karena kisah Leon bisa menjadi penyemangat untuk Christin

      Selamat Menyusui dengan cinta ya...
      imelku : chichiliya.radja7@gmail.com :)

      Delete