Tuesday, August 27, 2013

Yuk Belajar Posisi Pelekatan


"Menyusui itu bukan perkara sekedar buka BH, nempel..." itu pernyataan yang benar bunda. Dalam menyusui kita mengenal jargon "Posisi menentukan prestasi" kenapa seperti itu? Ternyata menyusui yang merupakan hal yang alamiah dalam pandangan kita, memerlukan trik agar berhasil mengeluarkan ASI dengan sempurna dan bayi bisa menyusu dengan benar, posisi menyusui dikenal dengan istilah "Posisi Pelekatan/Latch On". Disebut posisi pelekatan karena dalam posisi menyusui bayi benar-benar melekat pada Payudara bukan sekedar nempel saja. Sebagai ibu baru sudah seharusnya belajar posisi pelekatan ini jika ingin berhasil dalam menyusui. Yuk kita belajar posisi pelekatan paling sederhana yang bisa dilakukan diawal-awal kelahiran bayi, posisi yang saat ini akan dijelaskan lebih dikenal dengan posisi Cradle Hood. Bunda yuk perhatikan gambar dibawah ini :


(Gambar ini sekalipun satu frame terdiri dari dua buah gambar ya bunda, saya membandingkan gambar dengan merujuk pada Gambar atas dan Gambar bawah)
  • Gambar atas : posisi yang paling sering ditemui pada ibu-ibu muda yang baru belajar menyusui, saya tidak mengatakan posisi ini salah, posisi ini kurang tepat, silahkan diperhatikan lagi posisi kepala berada di siku ibu yang membuat bayi menyusu secara menyamping hal ini akan menyusahkan bayi karena manusia dewasa pun akan kesusahan ketika makan dan lehernya menyamping kan? Hal kedua yang perlu diperhatikan adalah hidung bayi yang menyentuh payudara sehingga nyaris menutupi hidung, hal ini akan membuat ibu dengan refleks menekan payudara agar hidung tidak tertutup akibatnya saluran ASI yang ada disekitar payudara menjadi terhambat. Aerola atas lebih banyak ditangkap daripada aerola bawah sehingga bayi lebih cenderung menempel saja untuk ngempeng karena mulutnya yang tidak bisa mengunci dengan benar. Yang terakhir ibu perhatikan posisi badan, badan bayi telentang, kepala miring ke payudara, posisi ini sangat membuat bayi tidak nyaman dan biasanya bayi yang kurang sabar akan menyelesaikan sesi minum dan marah.
  • Gambar bawah (merujuk ke gambar diatas yang bagian bawah ya) : nah sekarang mari perhatikan gambar kedua, bisakah bunda lihat perbedaannya? Sudah pasti ya... inilah posisi pelekatan yang benar. Kepala anak berada diantara ujung pergelangan tangan sampai siku, badan dan kepala dihadapkan seluruhnya menghadap kebadan ibu (90 derajat menghadap ibu), perut ibu dan perut anak bertemu, posisi telinga lengan dan kaki dalam satu garis lurus, bayi menangkap aerola dengan baik sehingga terlihat bayi mengunci dengan baik (mainkan puting dihidung bayi ketika akan menyodorkan payudara dan bayi akan dengan otomatis mendongakan kepala menangkap payudara) hal ini juga membuat dagu menempel ke aerola bawah dan hidung tidak tertutup, tubuh ibu tegak duduk tegak dan bayi bisa ditopang dengan satu tangan tangan yang lain boleh untuk menngelus punggungnya. Bayi akan minum dengan nyaman dan menyelesaikan sesi minumnya sendiri (melepaskan Payudara ibu secara sukarela)

Tambahan

Gambar diatas ini  adalah contoh pelekatan yang bisa dilihat dari kiri ke kanan atas, posisi menyusui tampak depan - posisi menyusui tampak dari atas. Gambar bawah kiri ke kanan menunjukan dengan pelekatan yang benar hidung tidak tertutup payudara, bayi menyusu dengan tenang, ibu tidak perlu menekan bagian payudara tertentu.

Demikian bunda, semoga membantu ya... Selamat menyusui

Salam ASI

4 comments:

  1. kakak tidak membandingkan fotonya apple to apple nih kak menurut aku, dari foto pertama itu memperlihatkan posisi bayi yang newborn, menyusui newborn lebih sulit jika dibandingkan dengan menyusui bayi berumur beberapa bulan pada foto ke dua, menggendong sambil menyusui newborn yang badannya lebih kecil membuat ibu tidak bisa menyangga dan membuat tangan lebih pegal, dan menurut aku, ukuran kepala yang lebih kecil membuat hidungnya memang menempel pada payudara ibu, dan foto pertama posisi leher bayi menurut aku tidak menyamping karena sudah sejajar dengan badannya, tangan dan kaki,,, mhon pencerahan kak, meskipun sudah tidak menyusui lagi, karena sempat bermasalah dengan kulit area areola dan bagian-bagian tubuh lainnya yang membuat aku harus minum obat dan berhenti menyusui sememntara dan membuat berhenti menyusui selamanya T.T

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Erika, sebenarnya foto yang dibandingkan itu foto atas ajah, bukan foto yang ada Leonnya :). Mungkin aku salah ngasih cluenya ya dibahasanya, maksudku foto atas-bawah itu foto satu frame atas yang si ibu menyusui dalam dua posisi. Kalau foto Leon itu kujelasin dibawahnya lagi (makasih untuk koreksinya sehingga gak buat pembaca yang lain bingung).
      Kalau kepala diletakan di siku kita, pasti hidung bayi tertutup/lama-kelamaan akan tertutup karena dai kesusahan menyamping dan mengambil PD dengan tidak sempurna. Nah foto pertama diatas itu menyamping dek, kenapa karena posisi pipi samping masih menghadap ke kita, posisi ini membuat bayi tidak akan bisa dan tidak mungkin menangkap PD dengan sempurna, itulah yang menyebabkan puting lecet bahkan sampai luka. Lihat posisi dibawah yang foto tersebut (ada 2 foto kan). Bayi 90 derajat menghadap ibu, pipinya hanya bisa terlihat ketika kita melihat dari atas, jadi PD tepat berada di muka bayi, begitu menangkap dengan mendongak dagu otomatis menempel ke payudara bagian bawah dan menangkap aerola lebih banyak dan hal ini juga membuat hidung menjadi jauh dari payudara atas, inilah posisi pelekatan yang benar, bayi akan mendapat asi cukup dan ibu tidak mungkin kesakitan/PD bengkak karena tidak bisa dikeluarkan dengan sempurna. Kalau foto Leon menyusui itu cuman tambahan dariku untuk menunjukan kalau hidung anak pasti tidak tertutup dengan posisi itu...gimana dek? :)

      Delete
  2. o mungkin enak banget kalau diliat fotonya terpisah dan diberi keterangan: "benar" dan "kurang tepat" jd enak ngebandinginnya, mungkin dulu aku juga salah pelakatannya makanya ga maksimal menyusuinya, menyesal pasti, semoga kalau ada dikasih kesempatan menyusui lagi bisa benar dan tepat, makasih mak leon...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ok ika, akan kutambahi fotonya :) makasih untuk koreksinya ya...
      Jangan menyesal terlalu lama ya, You're a great mom :)
      Nanti kalau dikasih kesempatan kedua yuk berjuang untuk ASI...

      Kiss Sayang untuk abang Rier ganteng :*

      Delete