Friday, January 24, 2014

Dengar ceritaku ibu....

Ibu aku ingin bercerita kepadamu tentang sebuah kisah yang mungkin seumur hidupku tidak akan bisa kulupakan....

Ibu, hatiku biru karena kisah ini dan aku ingin bertemu denganmu, memelukmu dan menumpahkan segala kesedihanku....

Ibu seandainya engkau masih ada mungkin hanya engkaulah yang bisa mengerti isi hatiku ini...

Ibu, sedang apakah kau disana? bahagiakah engkau disana? masih ingatkah engkau padaku?

Ibu, kenapa kisah ini harus terjadi dan terpatri dalam lembar kehidupanku, membayangkannya saja aku tidak sanggup ibu, apalagi ternyata hal ini menjadi nyata dan mengisi kisahku.

Ibu, aku tidak mengerti dengan segala kemampuan mereka membenarkan diri, aku tidak tahan mendengar bagaimana mereka menyudutkanku, aku gelisah karena ternyata namaku disebut bergilir dan dilempar ke berbagai pihak yang dianggapnya penolong dan pemberi solusi mereka tanpa berpikir akibat yang mungkin akan ditimbulkan.

Ibu, aku capek dengan setiap perdebatan, aku capek dengan setiap tuduhan, aku capek dengan setiap pemakluman atas sikap mereka, aku capek dengan setiap pertengkaran, aku capek menguras emosi sia-sia, aku capek ibu....

Ibu, aku bingung dengan diriku...aku bingung bagaimana menghadapi semua ini, aku bingung bagaimana menghabiskan malam-malamku setelah ini, aku bingung bagaimana harus kusambut esok....ibu, aku butuh engkau disini....

Ibu, terus kuingat bagaimana engkau memelukku saat aku menghadapi badai di 2012, badai terbesar dalam hidupku disaat itu dan engkau hadir, memelukku sambil menangis dengan begitu lembutnya sambil berkata "kuat ya Lusi..." Ibu, bisakah engkau kembali sebentar dan memelukku sekali lagi? sekali lagi, saat ini saja....aku rindu pelukanmu ibu....

Ibu, biarlah cerita ini kubisikkan padamu dimalam-malam keheninganku...disaat hanya aku, engkau dan Tuhan yang dapat mendengar kesahku, biarlah engkau yang menemaniku menghabiskan malam-malamku setelah ini...

Ibu, maukah engkau berbagi denganku duka ini, maukah engkau meredam semua jeritan hatiku, maukah engkau mengusap setiap lara yang ada padaku....

Ibu.....aku rindu engkau, rindu sekali....
Ibu...betapa semesta sangat tidak adil merengut engkau dari hidupku...
Ibu...Ibu...Ibu....
Dalam sunyinya hatiku kujeritkan namamu...
Jawab aku ibu...

No comments:

Post a Comment