Thursday, March 20, 2014

Rutinitas Baru

Setelah hampir dua minggu ngisi blog dengan hal-hal berguna seperti MPASI dan seluk beluknya, tiba saatnya Mama Leon mau cuap-cuap ajah, tentang apa ajah, dan disaat yang sama bingung mau menuliskan apa...

Hahahahahahaha.......Dasar emak-emak labil.... Biarin.......

Oke mari bercerita tentang beberapa kegiatan saya dan keluarga minggu lalu.

Dihari-hari sebelumnya saya sudah membayangkan akan menghabiskan sabtu saya dengan bobo sampai mabok, karena sudah seminggu rutinitas saya sedikit berubah dan ceritanya dimulai dari sini. Secara tiba-tiba kantor tercinta saya ingin merapikan semua laporan belajar para pegawai sehingga dibuatlah Surat Sakti agar semua pegawai seluruh Indonesia segera melengkapi laporan belajarnya. Untuk yang udah selesai pasti seneng dong berarti ada harapan yang ditunggu-tunggu dan tak jelas kabar beritanya mungkin bakalan menghembuskan hawa segar, sementara buat kaum kelas bawah dalam semangat pendidikan seperti saya....berita itu meluluhlantakkan kenyamanan hidup saya seketika tanpa peringatan.

Saya melanjutkan sekolah ke sarjana saat tahun 2011 dengan harapan bisa menyelesaikan di tahun 2013 karena status saya yang melanjutkan. Saat memilih universitas saya memilih universitas dengan acuan dari suami yang juga berstatus abang kelas disana dan otomatis saya satu kampus lagi dong sama dia, ahing....ahing.... Sejak awal kuliah sejujurnya saya males-malesan, kan tadi udah dijelasin kalau saya kaum kelas bawah soal semangat pendidikan, hehehhehe.... Ternyata baru beberapa bulan kuliah udah hamdun dan membuat saya terkapar tidak berdaya dan kuliah makin melayang bebas deh. Saya masih sempat mengikuti kuliah dengan memaksakan diri sampai mendekati hari lahir Leon bahkan sempat ikut ujian akhir semester genap, setelah itu saya betul-betul vakum karena kondisi Leon tidak memungkinkan saya untuk meninggalkan dia terlalu lama. Menurut saya meninggalkan dia dirumah karena bekerja sudah cukup egois, bagaimana mungkin saya sanggup meninggalkan dia disaat-saat awal kelahirannya, saya memutuskan cuti panjang dari kuliah dan keputusan saya diamini oleh Papa leon dengan ikut cuti bersama saya, hehehhehehe....

Dan kami sampai dalam zona kenyamanan sebagai keluarga yang utuh...
Anak yang mengantar kepergian kami ke kantor
Binar wajahnya menyongsong kami pulang
Gereja bersama dan jalan-jalan bertiga
Bobo malam bertiga

Seketika rumah kami begitu hidup dan kehidupan kami begitu bergairah
Benar kata pepatah "Kita tidak mewarisi kehidupan dari orangtua kita, kita meminjamnya dari anak-anak kita"
Dan suasana tersebut sangat membuat kami terlena sehingga semuanya terlupakan....
Berlalu sudah satu setengah tahun dan saya masih cuti kuliah....
Lalu Surat Sakti itu membangunkan saya....

Segenap upaya saya lakukan, kembali ke kampus, mengurus permohonan cuti dan permohonan untuk aktif kembali. Ternyata membayar kehidupan kami bersama Leon membuat saya harus mengorbankan dana yang tidak sedikit dan ditebus dengan menggadaikan tabungan kami, sedih sih namun apa mau dikata, segalanya datang bersamaan dan kami harus memilih dengan bijaksana.

Akhirnya berdasarkan segala pertimbangan, saya memutuskan untuk kuliah kembali. Usia Leon sudah cukup untuk ditinggal, papanya hanya tinggal menyelesaikan skripsi jadi dia bisa bersama Leon saat saya kuliah, dan hanya tinggal dua semester segalanya berakhir.
Saya mulai kuliah minggu lalu, 17 SKS dalam empat hari, jadi status saya hari ini ibu menyusui-ibu bekerja-ibu berkuliah komplit..plit..plit..buat bikin pusing, hihihihiihi
Jangan tanya capeknya ya....capek banget....namun harus dijalani demi segala pertimbangan yang telah dihitung, diukur, dan diputuskan.

Hari sabtu kemarin seharusnya menjadi hari yang sempurna untuk saya beristirahat, namun Opung Doli Said tiba-tiba mengabarkan bahwa hari sabtu akan ada acara penabalan nama cucunya dan Opung mengundang kami untuk datang ke Siantar. Jujur saat itu berat sekali, karena saya sungguh sangat capek dan ingin rasanya menolak saja, tapi melihat wajah Opung, sangat tidak sanggup untuk menolak, akhirnya saya iyakan dan memohon kekuatan dari Tuhan.
Tuhan sungguh sangat baik sehingga saya, papanya, dan Leon bisa ke Siantar, mengikuti semua acara dan juga pulang dengan kondisi sempurna. Sesampainya dirumah hari minggunya saya langsung tepar dan tidur sampai besok paginya, bahkan makan pun saya enggak sanggup lagi :)

Yah beginilah nasib si ibu bekerja yang masih menyusui dan dengan PDnya sok-sokan kuliah.
Semoga semuanya berjalan dengan baik ya....
Selamat hari kamis, sebentar lagi saya mau kuliah......

2 comments:

  1. semangat kaka.. agak2 ketular dl dikit semangat kuliah papa leon itu ama kaka...
    hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahha....
      dua-duanya sama2 pemalas beginilah hasilnya

      *jangan ditiru

      Delete