Monday, June 23, 2014

Selamat Ulang Tahun, Selamat Lulus S3 ASI Lionel

Sebenarnya bisa menuliskan judul postingan ini merupakan karunia luar biasa yang kalau dipikirkan dengan pemikiran manusia sangat tidak mungkin tercapai. Namun sebagai seseorang yang memiliki Tuhan yang luar biasa, Tuhan saya berkata bahwa dalam kesesakanmu, berteriaklah, panggillah Aku dan Aku akan menjawabmu... Sungguh kalimat ini benar-benar menjadi penguat untuk hati saya saat melewati dua tahun pertama berjalan dengan lelaki kecil luar biasa yang Tuhan tempatkan untuk kami. Lelaki kecil yang sejak awal keberadaannya di dunia ini melalui rahim saya telah melalui perjuangan yang sangat panjang pun sampai awal-awal keberadaannya sebagai seorang manusia seutuhnya. Kalau mengingat semua kejadian tersebut saya berulangkali pernah berada di titik terendah saya dan ingin sekali menyerah dengan semuanya, namun lagi-lagi saat tinggal selangkah lagi saya akan menyerah, pandangan matanya, tangisannya bersama saya, bahkan genggaman tangannya selalu memanggil saya kembali ke arena pertempuran untuk bertanding lagi, untuk berlaga lagi, untuk berjuang lagi, untuk mencari lagi sampai akhirnya saya mendapatkan jawaban dan kami berdua bisa menikmati sisa hidup kami dengan sangat manis sampai hari ini.

Lionel Marcello adalah putra pertama saya yang lahir dengan kondisi tongue tie atau tali lidah terikat atau ankyloglosia. Kondisi ini membuat dia tidak bisa menikmati masa menyusunya dengan indah, masa menyusui Lionel diawal kelahirannya menjadi drama luar biasa untuk saya sehingga berulangkali saya mencoba untuk menyerah saja karena tidak sanggup. Sejak awal kelahirannya saya sudah memperlengkapi diri dengan ilmu ASI, merasa yakin akan mampu saya sangat PD menjalani segalanya, sayang seribu sayang, mulai dari memanggil konselor yang sangat sabar sehingga bersedia bolak-balik demi menghibur emak galau seperti saya yang anaknya disusui 24 jam namun bukannya bertambah berat badannya malah merengek sepanjang hari, makin cekung, bahkan dehidrasi, dan BB melayang bebas pun kami (saya dan konselor) tidak menemukan masalah Leon. Sampai di usianya 41 hari secara sadar dalam akhir pencarian saya menemukan bahwa anak saya sangat spesial dengan kondisi Tongue Tie-nya sehingga di hari ke 43 setelah didiagnosa TT (tongue tie) proses insisi/frenotomy dilakukan oleh salah seorang dokter gigi yang juga adalah konselor menyusui. Masalah tidak berhenti disitu saja ternyata saya masih harus memutuskan ke Jakarta bertemu dengan dokter laktasi yang akhirnya secara sempurna bisa menyelesaikan masalah saya dan membuat saya bisa full menyusui Lionel, sungguh saat itu ketika berhasil, doa saya pada Tuhan saya hanya agar Tuhan memampukan saya melewati masa ASI eksklusif Lionel, saya tidak mau berharap terlalu banyak karena saya sadar dengan kondisi saya.

Ketika akan menyelesaikan masa ASI eksklusif Lionel saya sudah disounding oleh dokter laktasi tersebut bahwa saya sebaiknya memberikan makan anak saya dengan standar WHO, ditengah-tengah perdebatan ibu-ibu mengenai berbagai macam aliran makan sekali lagi saya patuh penuh pada sarannya dan sungguh saya bersyukur dengan pilihan saya itu karena hal itu membuat Lionel benar-benar tumbuh menjadi anak yang sehat, cerdas, dan menyukai segala jenis makanan bahkan sampai hari ini Lionel tidak pernah melewati fase GTM (Gerakan Tutup Mulut) sekalipun dalam kondisi sakit (Leon pernah terkena diare akibat rotavirus dan dia tetap makan seperti biasa dan menambah sendiri porsinya saat sembuh untuk mengejar kenaikan BB yang sempat turun karena sakit). Sungguh sekali lagi saya tidak berhentinya bersyukur karena bisa melewati masa awal MPASI dengan gemilang.

Ternyata dengan MPASI WHO saya tidak perlu pusing memerah tambahan untuk mencampur ASIP di makanan, karena hal tersebut tidak perlu dilakukan. MPASI WHO merupakan metode masuk akal yang sederhana sehingga ketika melaksanakannya saya sungguh terbantu dan menikmati masa itu. Hasilnya apa? Tentu saja saya melewati momen menyusui sebagai ibu bekerja dengan menyenangkan, saya tidak pernah dikejar-kejar stok asip padahal hasil perahan saya ya pas-pasan malah saya diberikan kesempatan untuk bisa mendonorkan ASIP saya kepada yang membutuhkan, Lionel yang dulu berkekurangan malah bisa berbagi, ah betapa baiknya Tuhan itu....

Tanggal 21 Juni 2014 lionel tepat berusia dua tahun. Dua tahun yang begitu berharga untuk saya, dua tahun yang sungguh memberi saya pelajaran tentang hidup jauh lebih banyak dari tahun-tahun yang telah saya lewati sebagai seorang manusia.

Bagaimana saya tidak berhentinya bersyukur diberi pasangan hidup yang selalu memegang tangan saya dan mengatakan kita bisa melewati ini ma...

Bagimana saya benar-benar dipaksa untuk melihat bukan hanya 100 meter namun sekilo meter lebih jauh untuk menemukan masalah Lionel....

Bagaimana saya diminta untuk bersabar dan berpikir positif bahwa pada akhirnya segala kesusahan ini akan berakhir dan berganti dengan sukacita...

Bagaimana Tuhan menuntun saya untuk memilih bertemu dengan opung dokter (Dokter Asti Praborini, SpA, IBCLC) yang akhirnya menjadi juruselamat saya dalam masalah menyusui Leon...

Dan bagaimana saya benar-benar menjalani setiap harinya dengan iman bahwa Lionel adalah milik Tuhan, Tuhan akan mencukupkan semua kebutuhan Lionel termasuk pemberian ASI yang merupakan hak-nya.

Akhirnya, dengan air mata bahagia dan haru aku mampu menuliskan hal yang menjadi doaku selama ini:

Selamat ulangtahun Lionel sayang, selamat lulus S3 ASI...
Akhirnya kita sampai disini juga...
Mommy and Papa Loves You Always....
Jangan pernah melupakan bagaimana kisahmu ini ya nak....
Agar dalam setiap saat tersulit dalam hidupmu kau akan terus mengingat...
Bahwa kau dilahirkan dengan penuh perjuangan, kau melewati banyak hal sejak awal kelahiranmu dan kau mampu melewati semua dengan baik...
Bukan, bukan karena engkau hebat, bukan juga karena mama dan papa hebat...
Semuanya hanya dan hanya karena kita memiliki Tuhan yang luar biasa yang mampu membuat segala sesuatu yang mustahil dalam pandangan manusia menjadi nyata dan mungkin...

How Great is Our Lord




2 comments:

  1. Kelak Leon pasti bangga dan berbahagia. Tuhan berkati Leon n fam ;)

    ReplyDelete
  2. abang leonnnn.. selamat ulangtahun yaa.. cieee yg bntar lagi skola trus mommy nya jd pusing.. hehehe.. sehat2 trus ya nak.. Tuhan memberkati abang

    ReplyDelete