Tuesday, August 5, 2014

Libur Panjang... Ngapain ajah?

Banyaaaaakkkkkk dongggggg............... :)

Cerita satu-satu perhari aja ya....

26 Juli
Emmmmm...sejujurnya saya gak ingat banget hari sabtu itu ngapain, hanya saja kalau seingat saya sepertinya saya  bebersih dan beres-beresin seluruh isi rumah deh. Mengingat kalau sabtu minggu sering banget harinya dipakai untuk konseling menyusui maka saat liburan seperti ini saya bener-bener utak-atik hampir seluruh isi rumah demi membuat rumah saya lebih nyaman lagi. Seingat saya area dapur bener-bener saya tata ulang dan merapikan semua barang yang asal ditumpuk oleh Kak Yanti di dalam kitchen set Zzzz......

27 Juli
Karena oh karena lemari pakaian pesanan saya sudah jadi dan ditempatkan dengan manis di kamar kami, maka hari minggu selain kegiatan rutin yang biasa kami lakukan, ditambah lagi dengan memindahkan pakaian kami ke lemari yang ada sehingga lemari lain bisa dipakai untuk tujuan yang seharusnya seperti lemari kamar Kak Yanti untuk bajunya dan baju Leon serta lemari di kamar Leon untuk segala macam sprei dan handuk kami. Jangan tanya capeknya, fiuhhhhh...belum lagi ditambah dengan memindahkan dari lantai satu ke lantai dua dan memilah-milah pakaian yang sudah tidak bisa kami pakai untuk diberikan ke nenek Ani (nenek tukang cuci kami) yang bisa dipakainya ketika hendak berladang. Hari itu makin mantap lagi karena saya dan Yanti menyapu dan mengepel dari tangga atas sampai bawah.....lumayan banget buat nguras energi sekalian ngelangsingin badan, hehehe...
Dapur yang sudah sedikit rapi :p

28 Juli
Ini hari saya mau motong rambut alias pangkas setelah sekian lama bertahan dengan rambut yang tebal, panjang dan bikin gerah. Sayangnya saat sampai Sun Plaza, Yopie salon udah tutup dan akhirnya rencana pangkas rambut gagal total. Sebagai gantinya yaitu, saya beli si pink yang jadi soulmate baru saya.

29 Juli
Main kerumah opung doli Leon, trus saya ninggalin Leon disana dan pergi sama papanya ke Belawan untuk ngeliat membeli keramik sebagai hiasan lemari saya. Disana ketemu sama saudara yang jualan keramik jadinya saya dapet harga murah :)
Melihat semua keramik itu sebenarnya saya LAPAR MATA, semua mau dibeli namun dompet menjerit-jerit seperti orang kejepit karena mengingatkan saya untuk tidak terlalu konsumtif. Alhasil saya membawa pulang satu set hiasan keramik, dua buah piala, satu seri hiasan gajah, dan hiasan kuda. Sampai dirumah meskipun ngantuk langsung dipajang dan merasa puas karena lemari sudah memiliki isi walaupun belum semuanya.
Baru sanggup beli hiasannya segitu doang :)
30 Juli - 2 Juli
Dimulailah perjalanan liburan kami. Tanggal 30 kami berangkat ke Siantar dan menginap di Hotel Horison, hotelnya saya rekomendasikan untuk teman-teman yang senang dengan suasana tenang dan harga yang standar ya. Satu-satunya kekurangan hotel ini adalah jauh dari kota Siantar sehingga jika akan bepergian harus memakai kendaraan, selebihnya enak banget kok. Saya awalnya tidak berniat menginap di hotel ini namun karena hotel-hotel lain pada penuh semua jadinya saya memilih hotel ini, untungnya saya tidak kecewa dengan pelayanan mereka.
Tanggal 31 pagi kami check out dan menuju ke Parapat untuk menyeberang ke Tuk-Tuk dari terminal Ajibata. Kami mengejar antrian pagi sehingga sampai kesana jam sembilan pagi, sayangnya antrian sudah mengular panjangnya dan kami mendapat nomor 106 dengan perkiraan akan menyeberang sekitar jam satu siang. Menunggu di pelabuhan sungguh membosankan, kalau tidak mengingat kami sudah booking dan bayar penuh kamar, saya lebih memilih balik Siantar dan melanjutkan liburan, namun karena sudah seperti itu akhirnya diterima saja, menunggu dengan sabar sepanjang-panjangnya sabar yang ada. Kami menyeberang pukul empat sore....huaaaaaa...siang itu makan siang kami pop mie saja. Sampai di hotel masih harus kecewa lagi dengan kamar yang ada karena ternyata kamarnya jauh dibelakang dan sungguh sangat tidak nyaman untuk saya. Ketika akan meminta ganti kamar ternyata semua kamar full booked bahkan banyak yang ditolak karena tidak ada lagi kamar. Untungnya keesokan harinya ada kamar didepan dan saya tanpa pikir panjang langsung mengambil kamar tersebut. Malam itu langsung tertidur tanpa sempat jalan-jalan karena kecapekan.
Di Ajibata menunggu untuk menyeberang ke Tuk-tuk

Abang Leon dan Kakak Yanti di Tepi Danau Toba
Tanggal 1 kami jalan-jalan ke Pangururan dan langsung pulang ke hotel, masuk ke kamar yang baru dan ada yang ngambek dan merusak suasana liburan (maaf ya papa, leon, dan kak Yanti). Akhirnya Leon main air sama papanya sampai sore dan malamnya bobo sama mamanya yang masih ngambek.
Di Hotel Silintong Tuk-tuk

Pemandian Air Panas Pangururan

I can fly high mom and dad
You are my sunshine

Tanggal 2 pagi kami bersiap-siap pagi dan langsung check out karena mengejar penyebrangan dan tidak mau kejadian antri panjang kemarin terulang. Syukurlah kami langsung bisa masuk tanpa mengantri, dan saya masih bisa belanja-belanja baju-baju yang enak buat dipakai dirumah untuk kami. Dengan sekitar 500k saya udah dapet banyak banget baju dan celana rumah, hehehe.... Kami langsung melanjutkan perjalanan pulang ke Medan dan sampai agak malam langsung semuanya tepar karena capek.

Tanggal 3 melakukan proyek memasang foto kami di tangga dan sukses dikerjakan, jadi sekarang menurut Papa Leon rumah kami udah enggak seperti kos-kosan lagi yang enggak ada isinya. Tiga buah foto kami dipasang berjejer dan langsung mempercantik rumah secara keseluruhan, saya suka banget deh mandanginya :)
Nih foto di tangga, masih kurang ramekah?

Sorenya saya pergi lagi ke Yopie Salon demi untuk merapikan rambut yang sudah sangat tidak rapi ini. Liburan ditutup dengan rambut baru dan isi rumah yang lebih baik....Sungguh menyenangkan :)

No comments:

Post a Comment