Friday, August 22, 2014

Negative Thinking

Iya, berpikiran negatif dan pada akhirnya mengeluarkan pikiran negatif kita secara membabi-buta kepada orang lain biasanya akan mengakibatkan hal yang kurang baik.

Sebagai pribadi, memang kita tidak akan bisa menjadi seseorang yang mampu menyenangkan semua orang...pliss deh...seberapapun kita berusaha, pasti ada pihak-pihak yang merasa kuranglah, gak panteslah, lebaylah, gak suka tanpa alasanlah dan membawa pada cemoohan, yah mungkin saaj kita dicemooh dalam hati orang tersebut atau yang lebih parah lagi saat kita dibicarakan pada orang lain yang mungkin saja akan mempengaruhi pendapat orang tersebut tentang kita... Fyuh........

Dari dulu saya memang tidak terlalu suka bergaul dengan para wanita pada umumnya, simpel karena saya orang yang sangat blak-blakan dan selalu bicara apa adanya - males banget deh sama orang yang pakai topeng, di depan kita manisnya setengah mati, eh di belakang kita minta ampun kakak - dan rata-rata wanita selalu dipenuhi dengan perasaan "Aku Nggak Enak" yang membuat mereka harus menahan perasaannya sehingga berakhir dengan menjelek-jelekan orang.

Teman dekat masa SMA? Enggak ada. High School jadi masa-masa yang membawa kepahitan mendalam untuk saya karena hadirnya si miss universe yang sukak-sukaknya memperlakukan high school seperti wonderlandnya. Temen deket masa SMP? Ada, dua doang, Novi sama Endang dan sampai hari ini masih tetap bersahabat dengan manis. Temen deket masa kuliah? Ini soulmate sampe mati, Lilian dan Shekhy, cocok karena sama-sama gak mau peduli omongan orang, sama-sama gak mau ngurusin orang, dan sama sekali tidak ada perdebatan sepanjang berteman yang sudah errr...sembilan tahun ya... (hai Shekhy and Lili, i love you so much...)

Lalu temen kerja? Itu tuh si There, sama juga sifatnya sama eike, dipikir-pikir mengerikan ya diriku, enam tahun bekerja, kawannya cuman satu aja. Abis gimana lagi, begitu ngumpul sama mak-mak yang diomonginnya orang lain yang nyata-nyata kawan sendiri, eike perlu curigalah jangan-jangan eike pergi, eike pula yang diomongin, wah kacau ini...Jadi demi keamanan sejagad raya eike memilih cukup berhaha-hihi aja, cari gara-gara kalau sampe terjerambab kedalam pusaran tersebut, hehehe....

Nah....ternyata oh ternyata sekuat itu membentengi diri toh ternyata terkhianati juga....bukan...bukan oleh soulmate-soulmate yang saya sebutkan diatas. Alkisah di suatu siang niat baik saya terjawab seperti petir siang bolong tanpa hujan oleh salah seorang teman saya, karena oh karena saya terkhianati orang yang tak saya sangka-sangka dan herannya orang tersebut masih baik-baik aja loh sama saya, hihihi... Lucu ya, bisa mengeluh bermacam-macam tentang saya, tapi masih bisa baik-baik sama saya, ya gimana ya...kalau emang nganggap saya temen dibilangin aja gak sukanya dimana, toh saya juga manusia tidak sempurna yang pasti memiliki khilaf dan salah, asalkan dibicarakan dengan baik-baik saya rasa segala hal bisa dijelaskan dengan baik kok. Sayangnya kamu diam aja seperti tidak terjadi apa-apa dan saya juga memilih tidak mau pusing, karena apapun yang kamu pikirkan dan katakan ya menjadi tanggung jawabmu.

Jangan pernah berpikir negatif tentang seseorang sebelum kamu mengenal lebih dalam tentang orang tersebut, mengetahui kesehariannya, mengerti bagaimana alasan dia bereaksi atas suatu reaksi, dan melihat bagaimana dia memecahkan masalahnya sendiri.
Jangan pernah menjudge semua orang salah karena dan hanya karena apa yang dilakukannya berbeda dengan jalan pikiranmu, apa yang dipilihnya berseberangan dengan pilihanmu, kamu belum tentu mengenalnya seumur hidupmu.
Karena kita hitam, coklat, putih, kuning, apapun warna kulit kita diciptakan Tuhan beragam dan membawa identitas diri kita masing-masing. Aku merah dan engkau biru, bukan berarti kita tidak bisa bersahabat kan? Bukan berarti aku langsung menjadi jelek dimatamu kan? dan bukan berarti engkaulah yang terbaik dan berhak menilai semuanya kan? Kalau engkau sanggup menilai orang sesuai dengan pemikiranmu, SUDAH SIAPKAH ENGKAU DINILAI OLEH ORANG LAIN SEPERTI CARAMU MENILAI MEREKA?

Benar kata pepatah "Mulutmu Harimaumu" 
Berhati - hatilah dengan mulutmu temanku....
Jangan sampai hal itu yang akan membuat engkau tersisihkan dari orang-orang terbaik yang sebenarnya bisa menjadi sahabat-sahabatmu.


No comments:

Post a Comment