Monday, October 20, 2014

Gelombang - Supernova

Gramedia Gajah Mada - Medan

Twit saya yang di- RT mba Dewi Lestari :)
Adakah yang sudah selesai membaca novel terbaru Dewi Lestari yang terbit 17/10/2014? Saya sudah selesai membacanya dua kali :)

Saya merupakan fans fanatiknya Supernova sejak buku pertamanya terbit yaitu Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh. Memang sih banyak yang bilang bahwa buku edisi pertamanya ini berat dan membingungkan, namun untuk saya buku ini bagusssssss, biarpun dulu bacanya pake edisi puyeng dan bingung dengan catatan kakinya yang luarbiasa banyak, saya tetap menyelesaikannya dan terus membacanya berulang hingga delapan kali. Iya, saya baca ulang sampai delapan kali namun bukan dalam waktu dekat ya... mengulang-ulang sambil menunggu kapan edisi selanjutnya muncul.
Mungkin teman-teman saya yang lain juga menyukai buku-buku lain yang ditulis oleh Dee namun saya hanya menyukai seri Supernova, semua serinya saya pastikan membaca lebih dari dua kali karena lumayan panjangnya waktu menunggu dari satu seri ke seri lainnya. Oke saya juga mau cerita kalau semua buku Supernova itu selalu saya beli edisi pertamanya kecuali buku Ksatria, Putri, dan Bintang Jatuh. Jadi ya, saya punya tuh sampul Akar yang ditarik karena diprotes :) saya juga punya sampul cetakan pertama Petir yang warnanya hitam ya, berhubung semua buku itu berada dirumah orangtua saya...kapan-kapan saya akan memotret sebagai dokumentasi postingan ini ya :)

Nah, Buku Partikel baru dua tahun lalu ya terbit, tentu saja saya punya cetakan pertamanya dong, kelihatan banget kan fans fanatiknya Supernova :) Sebenarnya saya sungguh mengapresiasi terbitnya Gelombang yang hanya membutuhkan waktu dua tahun dari partikel, mengingat kemarin jarak antara Partikel dan Petir selama delapan tahun, hal ini merupakan pencapaian yang luarbiasa untuk seorang Dewi Lestari. Menikmati Gelombang ini saya seperti terhanyut dalam pusarannya dan tidak mau menepi lagi, cerita Gelombang menurut saya semakin matang, semakin menunjukkan kepiawaian seorang Dewi Lestari dalam meramu kisah. Memang ada yang berkata bahwa Seri Supernova sejak buku keduanya lebih banyak berbau drama, namun menurut saya disitulah kekuatan tulisan seorang Dewi Lestari, dalam seri Supernova ini kita seperti dijamu dengan bermacam pilihan dan diberikan tulisan dengan berbagai gaya penyampaian, hal inilah yang menurut saya menjadi kekuatan Supernova, saya selalu menanti, di seri yang akan datang, gaya penceritaan seperti apalagi yang akan seorang Dewi Lestari buat, saya penasaran, saya terbuai, saya mereguk kepuasan dari terbalasnya penantian panjang, dan ketika selesai saya merana....mendamba, menunggu kapan seri yang baru akan muncul. Sebagai seorang fans, saya sadar, it's up to you Dee...saya hanya bisa menunggu namun semoga penantian ini tidak sepanjang penantian-penantian yang terdahulu.

Gelombang menceritakan tentang kehidupan Alfa, seorang laki-laki Batak yang memulai hidupnya di kampung Sianjur mula-mula, kampung yang berdasarkan legenda suku Batak merupakan asal mula suku Batak ada di dunia ini. Perjalanan Alfa dari Medan melangkah ke Jakarta karena keinginan papanya agar Alfa menjadi orang hebat. Di Jakarta, nasib berkata lain, kedatangan seseorang dari Amerika membawa perjalanan nasib Alfa kesana sebagai seorang imigran gelap, dan disanalah sebagian besar cerita ini bergulir. Alfa yang insomnia akibat ketakutannya akan alam mimpinya membuat dirinya terjaga hampir sepanjang waktu dan hanya mengambil waktu istirahat sebentar-sebentar. Pola hidup ini sudah sangat lama dia lakukan sampai suatu waktu akibat bujukan temannya, Alfa bertemu dengan seorang perempuan bernama Ishtar (Ishtar ini juga muncul di seri Akar) yang membuatnya bisa tertidur selama enam jam. Merasa ada yang tidak beres dengan dirinya, Alfa akhirnya mencari bantuan ke Rumah Sakit, disana dia bertemu dengan Nicky Evans yang profesinya adalah dokter dan mendalami tentang alam mimpi. Alfa akhirnya dibawa ke sebuah pusat penelitian dan disinilah sebagian besar pertanyaannya terjawab, namun tidak berhenti disitu saja ternyata Alfa harus pergi ke Tibet untuk mendapatkan penjelasan atas semua hal yang terjadi padanya dan jawaban atas mimpi-mimpinya. Menurut saya bagian ini menjadi bagian paling menegangkan, alurnya bergerak cepat dan rasa penasaran saya selama ini mengenai Asko terjawab sudah. Seri ini membuka hampir 50% tanda tanya saya atas pertanyaan-pertanyaan sebelumnya. Saya terpuaskan oleh jawaban-jawaban yang diberikan penulis walaupun belum sempurna. Buku ini ditutup dengan sebuah tanda tanya besar yang lagi-lagi membuat saya merana, memang akhir dari sebuah penantian menjanjikan kepuasan tak terkira, seperti hadiah luarbiasa yang sangat kita hargai, namun diujung jawaban itu masih ada lagi penantian lain yang harus dilakukan untuk jawaban selanjutnya.

Secara keseluruhan Gelombang memuaskan dahaga saya terhadap tulisan Dewi Lestari yang selalu bisa membuat saya berdecak kagum dan hanyut dengan ceritanya. Gelombang - Recommended !!!

No comments:

Post a Comment