Wednesday, April 29, 2015

I'm Back :)

Kemauan dan Kemampuan untuk Menulis dan Merangkai kata-kata yang hilang sehingga saya menjadi seperti ini, membuat Blog ini terbengkalai dan tidak membuat postingan dalam jangka waktu yang yah...sangat cukup lama...Ehehehehe....

Dari dulu saya memang seorang yang sangat tidak telaten menulis diari, kalau ada yang bisa sampai memiliki berpuluh diari, bahkan ada seorang teman saya yang saya kenal saat di SMA, dia sangat rajin menulis diari dan setiap selesai dia selalu menyimpan dan menyegel dengan selotip sehingga kalau diari tersebut dibuka maka akan rusak. Dia mengumpulkan dan katanya suatu waktu nanti akan dibuka dan dibaca sebagai kenangan. Keren ya.... :)

Nah karena saya tidak bisa seperti teman saya yang super keren ituh, dan makin kesini rasanya menceritakan Leon membuat saya berpikir apakah ini anak bakalan menerima ketika gede kenangan masa kecilnya diekspos sama emaknya dan juga cerita-cerita bahwa blog yang terbuka seperti milik saya sering sekali disalahgunakan oleh orang yang bermaksud jahat, maka makin mantaplah kemalasan saya nge-blog, alesannnnnn......... :p

Jadi sebenarnya saya mau curhat karena beberapa waktu lalu sangat terganggu oleh ide sekelompok orang tentang keberadaan blog ini, bahwa saya punya agenda tersembunyi dari adanya blog ini, hehehe.... Pliss dong ah mas, mba....kalau mikir pake mikir....ehhhh :p
Saya buat blog ini karena...........Saya gak tahu gimana lagi caranya agar saya bisa berbagi dengan ibu-ibu lain yang mungkin memiliki masalah seperti saya dahulu dan tidak tahu harus mencari bantuan kemana, saya membuat blog ini atas saran seseorang yang selama delapan bulan saya diamkan karena ya pada dasarnya saya pemalas menulis, saya membuat blog ini pake platform blogger yang notabene kata artikel-artikel untuk membuat blog profesional usahakan jangan pake belakangnya dot blogg*r atau dot wordpr*ss karena para pemilik iklan gak akan suka (ya siapa peduli ya, wong ini blog buat crita-crita kok ya). Jadi kalau ada yang pikirannya macem-macem atau kepo nengokin blog ini hanya untuk menciptakan efek negatif, ya hanya mau bilang, gak usah capek-capek baca.. tokh isinya masalah emak-emak yang suka dengan dunia laktasi/menyusui dan postingannya sama sekali gak wahhhhh bangetlah sampe-sampe perlu dikampanyekan negatif, hahaha....

Okey sekian dulu cerita curhat-curhatnya. Jadi kedatangan saya kesini membawa sebuah berita gembira...

Medan................... Sekarang ada Tim Laktasi yang bisa membantu anda menyelesaikan permasalahan menyusui. Jadi kalau ada masalah menyusui/pemberian makan pada anak (MPASI), dan anda galau karena gak tau sebaiknya mencari bantuan kemana, yuk kunjungi konselor laktasi yang terbentuk dalam sebuah tim. Jumlah tim nya tujuh orang dengan satu ketua tim dan tujuh konselor. Ketujuh konselor tersebut bisa anda temui dengan membuat janji terjadwal melalui telepon. Saya sih bahagia ya demi mendengar telah ada tim yang bersedia menangani kasus laktasi, sehingga Medan tidak perlu ketinggalan seperti Jakarta dan masalah-masalah menyusui yang muncul kalau kasusnya memberatkan untuk ke Jakarta bisa ditangani di Medan. Cita-cita mulia Sang Pembuat Tim ini hanya agarlah bisa membantu ibu yang mengalami kesulitan, semoga keinginannya mendapatkan jalan yang baik dan mulus.

Masalah menyusui bukanlah sebuah hal yang sepele karena ada begitu banyak dinamika dalam menghadapi setipa kasusnya yang unik. Seorang temen dekat saya curhat di suatu pagi beberapa hari lalu tentang anaknya yang tiba-tiba menolak menyusu selama beberapa waktu, dia bingung apa masalahnya, dan saya pun mencoba menggali bersamanya. Memang saya pernah belajar saat pelatihan Konseling Menyusui Modul WHO 40 Jam bahwa perubahan kebiasaan/aroma pada ibu bisa menyebabkan bayi menolak menyusu. Saat saya gali, anak tersebut dalam keadaan sehat, tidak akan sakit, dan secara fisik oke. Ternyata setelah ditanya adakah berganti kebiasaan seperti ganti sabun, dan dia mengakui, karena sabun mandinya habis, dia memakai sabun mandi suami dan tidak menyangka bahwa itu awal masalahnya. Pulangnya ketika diganti kembali ke sabun yang dipakai sebelumnya, voila....si kecil yang pintar langsung menyusu dan saat saya ceritakan kasus ini ke guru saya, beliau hanya berkata, itu benar dan bayi memang ajaib, hahahaha..... Selama belajar dan mengerjakan kasus, ini kasus pertama yang saya temui seperti ini, syukurlah bisa tertangani dengan baik.

Memang menyusui adalah sebuah proses yang telah ada sejak manusia diciptakan, tapi kenapa banyak ibu mengalami kesulitan menyusui dan ada studi ilmu khusus yang mempelajari tentang menyusui? Kalau memang hal tersebut adalah hal yang alami mengapa sampai ada sebuah slogan yang menyebutkan 7 dari 10 perempuan mengalami kesulitan untuk menyusui di awal-awal kelahiran? Kalau memang hal tersebut adalah hal yang alami kenapa lebih banyak ibu yang give up memilih Pengganti ASI padahal jauh didalam hatinya mereka benar-benar akan memilih untuk ASI karena mengerti akan segudang manfaatnya?

Ada orang-orang yang diberi kemudahan dalam masalah menyusui, Bersyukurlah...
Ada orang-orang yang diberi kesulitan dalam menyusui sehingga memerlukan bantuan, mereka memerlukan orang-orang yang mengerti, orang-orang yang bisa membantu untuk menyelesaikan masalahnya dan melalui masa menyusui dengan bahagia dan bersyukur atas hal tersebut.

Karena kita adalah ibu, dan kita selalu ingin memberikan yang terbaik untuk anak kita...
Ketuklah pintu yang tepat sehingga kita tidak salah melangkah dan menyalahkan keadaan.


Anda dan saya hanya harus mengetuk pintu yang benar.



Salam

No comments:

Post a Comment